Airlangga di Kampanye Prabowo-Gibran: Jokowi Kasih Sembako-KIP, Mau Dilanjutkan?

(Foto: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan sembako kepada warga)

Kabarpatigo.com - SEMARANG - Ketum Golkar Airlangga Hartanto ikut kampanye akbar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (28/1/24).

Dalam orasinya, Airlangga mengajak warga untuk memilih Prabowo-Gibran sambil menyinggung program-program Presiden Jokowi.

"Semua hadir, sukarela, senang? Pilihannya siapa? Prabowo Gibran nomor berapa?" kata Airlangga kepada para simpatisan yang hadir.

"02," jawab para simpatisan kompak.
"Program pemerintah Pak Jokowi hari ini ada pembagian kartu sembako, sudah terima belum? Pemerintah akan memberikan bantuan beras 10 kg sampai bulan Juni, mau terima?" tanya Airlangga.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Golkar Setuju Pilkada 2024 Dimajukan Jadi September

Baca Juga: Ratusan Ribu Massa Ikuti Kirab Kebangsaan Prabowo-Gibran di Simpang Lima Semarang

Baca Juga: Kampanye Akbar Prabowo Gibran di Simpang Lima Semarang Bertema "Kirab Kebangsaan"

Selain itu, Airlangga juga menyinggung soal keberhasilan Jokowi membangun jalan tol sehingga perjalanan dari Jakarta ke Semarang menjadi lebih cepat.

"Dulu dari Jakarta sampai Semarang atau Semarang ke Jakarta berapa jam? 10 jam. Sekarang berapa jam? 5 jam. Lanjutkan program? Saudara mau lanjut? Lanjut?" katanya.

Soal pendidikan lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan program kesehatan gratis dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga ditanyakan oleh Airlangga. Bila semua program itu mau dilanjutkan, katanya, maka harus pilih Prabowo-Gibran.

"Siap menangkan Prabowo-Gibran? Siap lanjutkan program pemerintah? Siap untuk mendukung program makan siang gratis? Makan siang gratis akan memborong daya beli dan pertumbuhan ekonomi. Siap?" tanya Airlangga. "Siap," jawab para simpatisan.

Dalam acara ini ketum partai koalisi lainnya juga hadir. Antara lain Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PSI Kaesang Pangarep, hingga Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (red)

Komentar