Anggota Komisi VI Jelaskan Peran BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional

(Foto: Anggota DPR RI komisi VI Singgih Januratmoko saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional di Hotel Cokro, Klaten, Minggu (26/12/21)

Kabarpatigo.com - KLATEN - Anggota Komisi VI DPR RI Singgih Januratmoko mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus mengakselerasi kinerja guna memulihkan ekonomi nasional.

Singgih optimistis, BUMN bisa semakin meningkatkannya peran dalam membantu ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19.

"Sebagai agent of development, BUMN diharapkan berkontribusi kepada pembangunan nasional termasuk dalam pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19," terang Singgih dalam Sosialisasi BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional yang digelar di Hotel Cokro, Kabupaten Klaten, Minggu (26/12/21).

Dalam keterangan tertulisnya, Singgih yang juga politisi Golkar menegaskan bahwa BUMN sebagai badan usaha yang dimiliki oleh Pemerintah juga mempunyai peran sebagai agent of value creator.

Sebagai agent of value of creator, BUMN diharapkan mampu memberikan kontribusi keuntungan ke negara.

Dalam kerangka BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional, disebutkan Hekal bisa terlihat dengan dilibatkannya BUMN dalam Program PEN.

BUMN menyalurkan kredit kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi serta melakukan penjaminan kredit modal kerja.

Kredit kepada UMKM dan koperasi, lanjut Singgih, disalurkan melalui kredit UMi oleh PT Pegadaian, PT PNM dan PT Bahana. Disamping UMi yang plafonnya sampai Rp10 juta, disalurkan juga Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh perbankan BUMN dengan plafon sampai Rp 500jt. Bunga KUR sangat rendah karena disubsidi Pemerintah

"Jadi peran penting BUMN dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Ini patut kita apresiasi, di tengah pandemi Covid-19 ini BUMN kita mampu memberikan kontibusi nyata kepada masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha UMKM dan koperasi melalui penyaluran kredit dengan bunga serendah mungkin," ucap Singgih.

Selain bidang ekonomi, BUMN berperan dalam bidang kesehatan, yakni menyediakan vaksin Covid-19 yang saat ini sudah lebih dari 100 juta orang divaksin dosis lengkap.

Selanjutnya membantu APD untuk tenaga kesehatan serta sembako dan vitamin untuk masyarakat terkena dampak pandemi. 

"Salah satu bentuk TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan; red) adalah Pemberian APD untuk Nakes, Memberikan Sembako Gratis kepada Warga, Memberikan obat-obatan, Oksigen, multivitamin dan sebagainya” terang Singgih.

Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Heriwanto mengatakan bahwa BUMN telah menunjukkan peran yang strategis dalam pembangunan infrastruktur.

Disebutkan bagaimana BUMN membangun jalan tol, bandara/pelabuhan, jalur/stasiun kereta api, serta fasilitas umum lainya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan BUMN sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena mampu mempekerjakan ratusan ribu orang diseluruh kelompok usahanya dan bahkan jutaan orang diseluruh ekosistem penunjangnya.

"BUMN juga mempekerjakan ratusan ribu orang di seluruh kelompok usahanya, dan bahkan mencapai jutaan orang dengan seluruh ekosistem penunjangnya. Di masa pandemi, tentu hal itu sangat membantu masyarakat yang perekonomiannya sedang sulit," tutup Heriwanto yang juga sebagai Ketua Panitia Kegiatan Sosialisasi. (red)

#SinggihJanuratmoko

Komentar