Sebanyak 48 Kuota Tambahan Jamaah Calon Haji Pati Diberangkatkan

(Foto: Kuota Tambahan Jamaah Calon Haji diberangkatkan di Kemenag Pati, Rabu 21 Jun 2023)

Kabarpatigo.com - PATI - Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku melepas Jemaah Calon Haji (JCH) kuota tambahan Kabupaten Pati yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 94 SOC pada Rabu, (21/6/23) pagi pukul 07.25 WIB.

Didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) dan sejumlah pejabat Kemenag Pati dan Pemkab Pati, Ahmad Syaiku melepas 48 JCH dari halaman Kantor Kemenag Pati menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali Jawa Tengah.

Di hadapan JCH, Ahmad Syaiku menyampaikan bahwa para JCH agar dapat menjaga kondisi kesehatan, sehingga pada puncak ibadah haji nanti dapat menjalankan wukuf di arafah.

Para JCH yang berangkat ini termasuk beruntung, karena nanti tidak begitu lama menunggu puncak ibadah haji,” ujar Syaiku.

Lanjutnya, ketika sudah berada di Madinah para JCH diharapkan fokus beribadah, dan atur betul jadwal beribadah serta jangan memaksakan diri.

Baca Juga: Pemberangkatan Kloter Terakhir Calhaj Asal Pati, Pj Bupati Ingatkan Prioritaskan Lansia

Saat di sana (Madinah) nanti pasti ada saja godaan yang menghampiri, jadi diharapkan semua dapat fokus menjalankan ibadah. Kemudian, semoga para JCH dapat memanjatkan doa untuk masyarakat Kabupaten Pati agar daerah kita tetap aman, maju, dan dijauhkan dari marabahaya. Dan semoga para jamaah haji kuota tambahan Kabupaten Pati ini dapat menjalankan ibadah dengan lancar sehingga dapat menjadi haji mabrur dan mabrurah serta dapat kembali lagi ke Kabupaten Pati dengan selamat, aminn,” terangnya.

Sementara, Kasi PHU Kemenag Pati Abdul Hamid pada kesempatan tersebut memberikan untaian doa keberangkatan sebelum JCH kabupaten Pati masuk ke dalam bis dan memberikan pesan singkat terkait kondisi cuaca Madinah dan Mekkah saat ini.

“Kabar dari jamaah haji yang sudah berangkat, kondisi Madinah ataupun Mekkah cukup panas dengan suhu mencapai 42 derajat celcius. Diharapkan para jamaah tetap menggunakan masker selama beribadah di tanah suci, agar dapat terlindungi dari debu jika perlu maskernya dibasahi agar debunya langsung menempel di masker,” jelasnya. (red)

Komentar