(Foto: Giat KOKAM Pati Berdaya di masjid Moch Dahlan, Jumat 13 Mar 2026)
Kabarpatigo.com - PATI - Semangat kebersamaan dan penguatan kader kembali ditunjukkan oleh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Pati.
Kebersamaan dan penguatan yang bertajuk “KOKAM PDPM Pati Berdaya” ini yang diselenggarakan pada Jumat–Sabtu, 13–14 Maret 2026 di Masjid Moch Dahlan.
Kegiatan yang diikuti kader KOKAM bersama para pemuda dan remaja masjid dalam suasana penuh kekeluargaan di rumah Allah.
Agenda utama yang dilaksanakan meliputi rapat koordinasi bulanan, iktikaf Ramadhan, serta belajar membaca Al-Qur’an setelah shalat Subuh.
Rangkaian kegiatan diawali dengan rapat koordinasi bulanan KOKAM yang membahas penguatan program, konsolidasi kader, serta strategi pelayanan umat di tengah masyarakat.
Forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan komitmen para kader untuk terus berkontribusi dalam dakwah dan kegiatan sosial keumatan.
Memasuki malam hari, para peserta melaksanakan iktikaf Ramadhan, menghidupkan malam dengan shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an.
Suasana masjid yang khusyuk menghadirkan semangat spiritual bagi para kader untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meneladani semangat ibadah di bulan suci.
Baca juga: Berikut Jadwal dan Lokasi Shalat Idul Fitri 1447 H/2026 M Muhammadiyah Pati
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Serahkan Zakat Melalui BAZNAS
Kegiatan dilanjutkan pada waktu Subuh dengan belajar membaca Al-Qur’an bersama, sebagai upaya meningkatkan kualitas bacaan dan kecintaan terhadap kitab suci.
Para peserta terlihat antusias mengikuti pembinaan yang dipandu oleh pembina dan kader senior.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader KOKAM yang tidak hanya tangguh dalam gerakan, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan keilmuan, sehingga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," terang Ahmad Syarif, Jumat (13/3/26) malam.
Program “KOKAM PDPM Pati Berdaya” menjadi bukti bahwa pembinaan kader tidak hanya berorientasi pada kesiapsiagaan, tetapi juga pada pembentukan karakter religius, kebersamaan, dan semangat dakwah Muhammadiyah. (as)


Komentar
Posting Komentar