Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Minta PBB Jatuhkan Sanksi Tegas

(Foto: ilustrasi suasana perang di Timur Tengah)

Kabarpatigo.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas serangan yang dilancarkan ke Iran.

Dalam Surat Pernyataan tentang Konflik di Timur Tengah Nomor 16/PER/I.0/B/2026, tertanggal 2 Maret 2026 yang ditandatangani oleh Ketua Prof Dr Syafiq A Mughni, MA dan Sekretaris Muhammad Sayuti MPd MEd PhD, PP Muhammadiyah menyampaikan tujuh poin pernyataan.

Pertama, PP Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran serangan Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran.

“Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab,” bunyi pernyataan tersebut, dikutip Senin (2/3/26).

Baca juga: Sertijab Kapolsek Cluwak, Kapolresta Pati Beri Pesan Khusus

Kedua, PP Muhammadiyah menyatakan kecaman tegas atas serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, yang dinilai melanggar norma-norma dan hukum internasional.

“Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak Asasi Manusia, Hukum Internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tandasnya.

(Foto: Pernyataan PP Muhammadiyah)

PP Muhammadiyah juga meminta PBB untuk menjatuhkan sanksi tegas secara nyata terhadap Amerika Serikat dan Israel.

“Kami menyerukan agar Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, PP Muhammadiyah juga mendorong PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera mengambil langkah-langkah nyata dalam upaya untuk mengakhiri genosida terhadap Bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: BPSH MN KAHMI Gelar Bukber, Anita Ariyani Dorong Sinergi Pangan dan Sertifikasi Halal

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Pimpin Upacara Pemakaman Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno

PP Muhammadiyah juga menyerukan agar Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan masalah ataupun konflik yang terjadi.

“Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antarsesama anggota Organisasi Kerja Sama Islam,” serunya.

“Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut,” sambung pernyataan tersebut.

Tak cuma itu, PP Muhammadiyah juga mengajak seluruh negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, serta tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan perdamaian global.

“Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi,” pungkasnya. (mak)

(Foto: Himbauan Kementerian Haji untuk penundaan keberangkatan Umrah)

Komentar