Usai Santap MBG, Ratusan Siswa MTs dan SMP Negeri di Pati Mengalami Gangguan Pencernaan

(Foto: Antrean ambulans membawa siswa keracunan di Gembong Pati)

Kabarpatigo.com - PATI - Kepanikan luar biasa terjadi di lingkungan MTs Negeri 3 Pati dan SMP Negeri 1 di Kecamatan Gembong Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ratusan siswa di dua sekolahan tersebut tumbang diduga keracunan.

Mereka mengalami gejala gangguan pencernaan secara massal, Rabu (9/9/26) siang. Kondisi itu diduga terjadi usai mereka menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan di dua sekolah tersebut, Selasa (8/9/26).

Ratusan siswa mengalami sejumlah keluhan yang sama. Yakni mulai dari mual, pusing, sakit perut, muntah hingga diare.

Kondisi tersebut membuat sejumlah siswa harus dievakuasi menggunakan ambulans dan kendaraan kepolisian untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi dihimpun, awalnya MBG terlambat didistribusikan ke sekolah, Selasa (8/9/26). Biasanya mobil pengantar MBG datang ke MTs Negeri 3 Pati dan diterima pukul 11.20 WIB.

Namun pada hari tersebut makanan baru tiba pukul 12.00 WIB. Kala makanan tiba, para siswa bergegas menyantap menu MBG, usai melaksanakan shalat dhuhur berjamaah di mushala MTs Negeri 3 Pati.

Baca juga: Kisah Pengusaha Sound Horeg Asal Pati Pilih "Gantung Sound" dan Tolak 27 Job

Baca juga: Turun Tangan ke Lokasi, Dinas Kesehatan Pati Telusuri Keracunan

Keluhan kesehatan tidak langsung dirasakan siswa MTs. Gejala mulai muncul pada Selasa sore hingga malam hari.

“Keluhannya (para siswa) mulai muncul sore sampai malam, ada yang mual, pusing, sakit perut, muntah dan diare,” ungkap Kepala MTsN 3 Pati, Zaenal Arifin, Rabu (9/9/26).

Situasi pun semakin mengkhawatirkan pada Rabu pagi. Sebagian siswa masih datang ke sekolah, tetapi keluhan kesehatan kembali bermunculan. Aktivitas siswa menuju toilet bahkan disebut mengalami peningkatan cukup drastis.

Pihak guru MTs Negeri 3 Pati yang melihat kondisi siswa mereka, kemudian berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

Sejumlah ambulans dan kendaraan kepolisian dikerahkan membawa siswa yang mengalami keluhan menuju Puskesmas Gembong.

Baca juga: Berikut 5 Wisata Alam Viral di Pati, Cocok untuk Camping di Akhir Pekan

Baca juga: Kebakaran Pasar Kayen, 4 Ruko Ludes Terbakar

Karena jumlah pasien yang datang cukup banyak, Puskesmas Gembong mengalami kelebihan kapasitas. Sebagian siswa kemudian dirujuk ke RSUD RAA Soewondo Pati. Mereka menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.

Menu MBG yang dikonsumsi para siswa meliputi nasi bakar ayam suwir, telur ceplok, orak-arik tempe dan lalapan. Selanjutnya ada kerupuk udang dan irisan buah semangka.

Sebelum munculnya keluhan kesehatan, kata Zaenal, sejumlah siswa sempat mengaku bahwa makanan MBG tersebut memiliki rasa yang enak. Bahkan, beberapa siswa disebut sempat menambah porsi makanan.

Namun demikian, pihak MTS Negeri 3 Pati belum dapat memastikan bahwa makanan MBG tersebut merupakan penyebab munculnya gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

“Anak-anak ada yang bilang makanannya enak, bahkan ada yang menambah. Tapi itu belum bisa menjadi dasar untuk menyimpulkan penyebabnya,” terang Zaenal. (lip)

Komentar