Kabarpatigo.com - PATI - Kasus terjadinya dugaan keracunan siswa MTs N 3 Pati dan SMP Negeri 1 Gembong menjadi perhatian khusus bagi pemerintah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pati turun tangan ke lokasi untuk memantau proses evakuasi dan penanganan terhadap para siswa yang mengalami keluhan.
“Kami masih memantau evakuasi pasien (siswa sekolah), informasi lebih lanjut akan disampaikan selanjutnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luki Pratugas Narimo, Rabu (9/9/26).
Baca juga: Pati KLB, Plt Bupati Pastikan Penanganan Korban MBG Ditanggung Pemkab
Baca juga: Kisah Pengusaha Sound Horeg Asal Pati Pilih "Gantung Sound" dan Tolak 27 Job
Petugas kesehatan hingga kini juga masih melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kondisi para siswa. Penyebab pasti dugaan keracunan setelah konsumsi MBG tersebut masih dalam penelusuran.
Kasus di Kecamatan Gembong Pati ini menjadi perhatian. Sebab terjadi di tengah pelaksanaan program MBG yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi anak sekolah.
Baca juga: Usai Santap MBG, Ratusan Siswa MTs dan SMP Negeri di Pati Mengalami Gangguan Pencernaan
Baca juga: Berikut 5 Wisata Alam Viral di Pati, Cocok untuk Camping di Akhir Pekan
Peristiwa tersebut juga menyoroti pentingnya pengawasan keamanan pangan dalam setiap tahapan penyediaan makanan. Mulai dari pengolahan, pengemasan, penyimpanan hingga distribusi ke sekolah.
Program MBG diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nutrisi siswa. Namun juga memastikan setiap makanan yang diterima dan dikonsumsi anak-anak berada dalam kondisi aman serta memenuhi standar kesehatan.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pemantauan terhadap para siswa dan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti munculnya gangguan kesehatan tersebut. (red)

Komentar
Posting Komentar