(Foto: mobil SPPG)
Kabarpatigo.com - PATI - Dugaan keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaporkan di Kabupaten Pati.
Sebanyak 28 murid dari 10 lembaga pendidikan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati Jawa Tengah mengalami keluhan mual dan muntah.
Seorang ibu menyusui dan seorang balita juga masuk dalam laporan kejadian tersebut.
Puskesmas Cluwak telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah anak yang mengalami gejala tersebut.
Petugas juga mengambil sampel makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cluwak untuk mengetahui kemungkinan penyebabnya.
Kepala Puskesmas Cluwak, Sunarto, mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan keracunan pada pukul 11.00.
Petugas kemudian bergerak menangani anak-anak yang mengalami keluhan sekaligus memeriksa kondisi di sejumlah sekolah.
Ini baru sebatas dugaan. Pihaknya mendapat laporan, kemudian turun dan melakukan penanganan.
"Tadi pagi (kemarin pagi, Red) ada yang masuk ke Puskesmas Cluwak dalam kondisi ringan. Lalu mendapat pengobatan dan diperbolehkan pulang,” kata Sunarto.
Berdasarkan laporan sementara, terdapat 28 murid yang mengalami gejala.
Mereka berasal dari 10 lembaga pendidikan di Desa Sirahan, yakni POS PAUD Sirahan, SDN Sirahan 01, SDN Sirahan 02, MTs Darul Falah, MA Darul Falah, SMP Pancasila, MA Anajah Sirahan, TK PGRI Sirahan, TK Kartini Sirahan, dan RA Masyithoh Sirahan.
Sunarto menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak sekolah, keluhan mulai dirasakan pada Kamis malam sekitar pukul 22.00.
Gejala yang dilaporkan antara lain mual dan muntah. Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah keluhan tersebut disebabkan oleh konsumsi menu MBG.
Selain pasien yang diperiksa di Puskesmas Cluwak, satu orang dilaporkan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kelet, Kabupaten Jepara.
Baca juga: Bawa Seni Jawa ke Panggung Internasional, Hafidz YM Asal Pati Kenalkan Wayang di Korsel
Namun, pasien tersebut diketahui memiliki riwayat penyakit maag sehingga penyebab keluhannya masih perlu dipastikan.
Untuk menelusuri dugaan penyebab kejadian, petugas telah mengambil sampel dari SPPG Cluwak yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Sampel kemudian diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami melaksanakan pengambilan sampel di SPPG. Kemudian menyerahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pati. Untuk hasil dan laporan secara detail, nanti menunggu informasi dari atasan kami,” jelas Sunarto.
Hingga kini, penyebab pasti keluhan yang dialami para murid dan warga tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan. Dugaan keterkaitan dengan menu MBG juga belum dapat dipastikan. (rad)

Komentar
Posting Komentar