Pembukaan Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Pati Diselenggarakan di Pendopo Kabupaten

(Foto: Ketua PDM Pati Moh. Asnawi saat sambutan dalam Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah Pati di Pendopo Kabupaten Pati, Minggu 21 Mei 2023)

Kabarpatigo.com - PATI - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah periode Muktamar ke-48.

Acara pembukaan Musyda yang bertema"Mencerahkan dan Memajukan Pati" dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati pada hari Minggu (21/5/23) pagi.

Hadir dalam pembukaan Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah diantaranya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (Jawa Tengah), PWA Jateng, unsur PDM dan PDA Pati, PCM dan PCA se Kabupaten Pati, serta organisasi otonom Muhammadiyah (Ortom), dan hadir pula dari unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya Moh Asnawi selaku ketua PDM Pati menyampaikan hadirnya kader dan warga Muhammadiyah di acara Musyda adalah bukti persyarikatan bergerak.

"Kita ada dalam arena Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah ini, bukti realita Muhammadiyah harus bergerak dengan menyusun program-program terbaik. Persyarikatan bergerak maju dengan membangun sosial kemasyarakatan sebagai perang gerakan dakwah," kata Asnawi.

Atas terselenggaranya Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah di pendopo Kabupaten Pati, Moh Asnawi juga mengutarakan ucapan terima kasih dengan mengajak para hadirin untuk memberikan apresiasi berupa aplause kepada Pj Bupati.

"Terima kasih kepada Pj Bupati, maka mohon aplause buat beliau," ajaknya.

Baca Juga: Kepentingan Muhammadiyah Pati Kedepan di Mata Taufiq adalah Rekontruksi Kader dan Jamaah

Dengan tema Musyda "Mencerahkan dan Memajukan Pati', ketua PDM berharap tema tersebut tidak hanya retorika, namun menurutnya ini cita-cita yang harus diterapkan di Kabupaten Pati.

"Muhammadiyah itu organisasi mencerahkan, untuk Pati tema ini bukan retorika ini cita-cita Muhammadiyah untuk Kabupaten Pati. Musyda ini adalah salah bukti estafeta ada, kaderisasi itu tdk terhenti," lanjutnya.

(Foto: kabarpatigo)

Selama pelaksanaan Musyda, Asnawi berharap untuk dijadikan momen yang tepat dalam menjalin kekeluargaan, kedamaian dan saling menghargai, walaupun dalam perbedaan.

"Semoga Musyda bisa berjalan dengan lancar penuh dengan rasa kekeluargaan, kedamaian, untuk saling menghormati menerima perbedaan dan mengedepankan toleransi perbedaan," harap Asnawi.

Sementara itu Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro yang hadir langsung di lokasi Musyda berharap pelaksanaan Musyda berjalan lancar dan kondusif, serta menghasilkan keputusan yang bermanfaat.

"Berharap dalam Musyda tercipta suasana kondusif dan menghasilkan sesuatu harapan dengan apa yang dibahas dan diputuskan yang bermanfaat," harap Henggar.

Sebagai utusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng, Fattah Santoso dalam agenda Musyda Muhammadiyah dan Aisyiyah memberikan pentingnya apa itu Musyawarah Daerah.

"Bersyukur kita kuti Musyda dengan luring, Musyda itu rangkaian yang diawali Muktamar (Pusat), Musywil (Provinsi), Musyda (Musyda), Musycab (Cabang), dan Musyran (Ranting). Organisasi berlangsung secara periodekal lima tahun sekali. Apa yang dilakukan Musyda, evaluasi masa lalu dan membuat program untuk kedepan," tutur Fattah Santoso. (aa)

Komentar