(Foto: Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati)
Kabarpatigo.com - PATI - Insiden rusaknya SD Negeri Mencon, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Jawa Tengah hingga kini masih menjadi perhatian oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.
Diketahui, kerusakan SD Mencon tersebut hampir dua tahun ini. Hal itu pun membuat pembelajaran siswa harus dialihkan ke aula Kantor Desa Mencon hingga rumah Kepala Desa.
Merespon kondisi tersebut, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati berjanji berkomitmen untuk mengawal program revitalisasi dari Pemerintah Pusat, baik di SD Mencon maupun satuan pendidikan lainnya.
“Pasti, dengan ini kan program revitalisasi ini kan juga program baru sebelumnya DAK (Dana Alokasi Khusus). Sekarang kan ada revitalisasi langsung ke sekolah Insyaallah akan menjadi konsen kami,” ujarnya.
Baca juga: Peringati Hardiknas 2026, Mendikdasmen Ingatkan Kembali Tujuan Pendidikan
Baca juga: Hardiknas 2026: Haedar Nashir Sebut Keteladanan Jadi Kunci Pendidikan Bangsa
Baca juga: Tambang Galian C di Sukolilo Pati Longsor, Satu Pekerja Tewas Tertimbun
Komitmen itu, kata dia, untuk mengetahui proses tahapan hingga pengerjaan satuan pendidikan yang rusak dapat berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur.
“Untuk mengawasi apa yang menjadi program pemerintah bisa dijalankan sesuai dengan yang seharusnya artinya tahapannya cukup, pengerjaannya sesuai tidak merugikan banyak pihak,” terang ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pati.
Sebelumnya, 90 satuan pendidikan mulai dari jenjang TK hingga SMA mendapatkan program revitalisasi tahun 2025 lalu.
Puluhan satuan pendidikan itu telah diresmikan, belum lama ini oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), Abdul Mu’ti di Pati.
Tahun 2026 ini, Pemerintah Pusat bakal melanjutkan program revitalisasi dengan sasaran di daerah bencana, wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T), dan sekolah dengan tingkat kerusakan berat. (mit)


Komentar
Posting Komentar