Satu-satunya Kabupaten yang Tidak Miliki Musium di Pesisir Utara Jawa, Pati Akan Bangun Musium

(Foto: saat AMIDA audiensi dengan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Kamis 21 Mei 2026)

Kabarpatigo.com - PATI - Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) Jawa Tengah (Jateng) dan AMIDA Pakudjembaran beraudiensi dengan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra membahas tentang perencanaan pembangunan museum di Kabupaten Pati, Kamis (21/5/26).

Hasil audiensi ini, pembangunan museum direncanakan mulai dianggarkan pada perubahan anggaran tahun ini.

Ketua AMIDA Pakudjembaran, Sancaka Dwi Supani menyampaikan, pihaknya telah mendorong berdirinya museum di Pati sejak 2024.

Hal ini mengingat Pati merupakan satu-satunya kabupaten di kawasan pesisir utara Jawa yang belum memiliki museum.

“Museum ini tidak hanya sekadar mengumpulkan koleksi sejarah. Tetapi museum adalah tempat di mana keberadaan memori kolektif masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat identitas lokal,” kata Sancaka Dwi Supani.

Sancaka menyebut ada banyak temuan artefak di Pati dari masa praaksara sampai sekarang. Temuan itu meliputi fosil-fosil di kawasan Patiayam, figurin terakota, prasasti, yoni, dan kelengkapan candi.

“Masa Islam, Pati juga memiliki peninggalan sejarah manuskrip sampai kemudian di era kemerdekaan. Sejarah panjang Pati ini jika tidak terekam dengan baik melalui museum nantinya sangat disayangkan. Karena usia Pati yang sudah ratusan tahun justru tidak diketahui karena peninggalan yang berserakan,” terangnya.

Wakil Ketua AMIDA Pakudjembaran, Retna Dyah Radityawati yang juga merupakan Kepala Museum R.A. Kartini Rembang menyampaikan, Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 menegaskan kewajiban pemerintah daerah dalam pelestarian warisan budaya dan sejarah lokal.

Baca juga: Kabur di Hari Pernikahan, Calon Pengantin wanita Ditemukan di Hotel Jepara

Baca juga: Percepatan Pembangunan Ekonomi Nasional, Misbah Shoim Haris: Nilai Stabilitas Politik Penting

AMIDA berkomitmen untuk membantu dan mendukung penuh terkait berdirinya museum di Pati.

“Setiap kabupaten/kota wajib memiliki museum sebagai sarana edukasi, dokumentasi, dan pelestarian identitas budaya daerah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan nilai-nilai sejarah bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyatakan Pemkab Pati siap untuk mendirikan museum dan sangat berterima kasih atas dukungan dari AMIDA.

Pembangunan museum ini rencananya akan dianggarkan melalui anggaran perubahan 2026 dan juga anggaran 2027.

“Museum ini nantinya juga berisi ikon-ikon budaya dan sejarah yang dikemas menarik dan menjadi sarana edukasi bagi pelajar serta masyarakat Kabupaten Pati,” jelasnya. (joglo)

Komentar