Sebanyak 242 Kepala UPTD Satuan Pendidikan di Pati Resmi Dikukuhkan Plt Bupati

(Foto: Plt Bupati Pati Chandra saat menyalami kepala UPTD usai pengukuhan di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa 2 Jun 2026)

Kabarpatigo.com - PATI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengukuhkan 242 Kepala UPTD Satuan Pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (2/6/26).

Pengukuhan dilakukan setelah memperoleh pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah dan memperkuat tata kelola pendidikan.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Pati, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BKPSDM, Dewan Pendidikan, Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan, serta para kepala satuan pendidikan yang dikukuhkan.

Baca juga: Warga Apresiasi Pelayanan SPKT Polresta Pati: Bebas Pungli dan Ramah

Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyampaikan bahwa promosi dan mutasi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

"Sebanyak 242 kepala satuan pendidikan yang dikukuhkan," ujarnya.

Plt Bupati menjelaskan, penempatan kepala satuan pendidikan dilakukan dengan mempertimbangkan senioritas dan jarak tempuh agar pelaksanaan tugas lebih efektif.

"Dalam penempatan ini kami memperhatikan berbagai aspek, termasuk senioritas dan jarak tempuh, sehingga kinerja kepala sekolah dapat semakin maksimal dalam melayani peserta didik," katanya.

Chandra meminta para kepala satuan pendidikan yang baru dikukuhkan segera melaksanakan tugas serta memastikan proses pengumuman kelulusan siswa dan persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 berjalan dengan baik dan berintegritas.

"Setelah dikukuhkan, saya minta segera menyesuaikan diri di tempat tugas masing-masing dan memastikan seluruh tahapan pelayanan pendidikan berjalan baik," tegasnya.

Baca juga: BikersMu Chapter Pati-Kudus Touring Dakwah dengan Santunan dan Bagi-Bagi Sembako

Baca juga: Pelatihan Instruktur Baru Demi Keberlanjutan, MPKSDI Pati: Perkaderan Muhammadiyah Pati Capai 90%

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses promosi dan mutasi dilakukan tanpa biaya. Masyarakat maupun ASN diminta melapor apabila menemukan pihak yang meminta imbalan dengan mengatasnamakan pengurusan pengukuhan.

Usai pengukuhan, Pemkab Pati meminta pembaruan data penugasan melalui Dapodik dan SI-ASN agar administrasi pendidikan dan kepegawaian tetap akurat.

Chandra menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas pembangunan Kabupaten Pati dan berharap para kepala satuan pendidikan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

"Di pundak bapak dan ibu semua saya titipkan anak-anak didik kita yang kelak menjadi tonggak kemajuan Kabupaten Pati," pungkasnya. (red)

Komentar