(Foto: Foto yang diambil pada September 2007 ini memperlihatkan Lionel Messi, yang saat itu berusia 20 tahun, membantu memandikan bayi Lamine Yamal dalam sesi pemotretan di ruang ganti Stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol. Hampir 19 tahun kemudian, keduanya akan berdiri di kubu berlawanan saat Argentina menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026)
Kabarpatigo.com - Menjelang final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol, foto lama Lionel Messi bersama seorang bayi kembali beredar luas di media sosial. Dalam gambar tersebut, Messi yang masih berambut panjang terlihat membungkuk di depan bak plastik berisi air.
Kedua tangannya menyentuh bayi yang duduk di dalam bak. Di samping mereka berdiri Sheila Ebana, ibu sang bayi.
Bayi tersebut adalah Lamine Yamal, pemain Barcelona dan tim nasional Spanyol yang kini menjadi salah satu tokoh utama dalam perjalanan negaranya menuju final Piala Dunia 2026.
Foto itu bukan hasil rekayasa kecerdasan buatan maupun montase yang dibuat untuk memanaskan pertandingan. Momen tersebut benar-benar terjadi pada 2007 dalam sesi pemotretan kalender amal di ruang ganti Stadion Camp Nou, Barcelona.
Messi ketika itu berusia 20 tahun. Sementara itu, Yamal yang lahir pada 13 Juli 2007 masih berusia beberapa bulan. Karena itu, keterangan yang paling tepat bukan “berusia enam bulan”, melainkan “bayi berusia beberapa bulan”. Data resmi FC Barcelona mencatat Yamal lahir pada 13 Juli 2007.
Hampir 19 tahun setelah foto tersebut diambil, Messi dan Yamal akan berada di lapangan yang sama. Namun, kali ini keduanya mengenakan seragam negara berbeda ketika Argentina menghadapi Spanyol di final Piala Dunia 2026, Minggu (19/7/26), di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat.
Berawal dari Kalender Amal
Pemotretan Messi dan Yamal merupakan bagian dari kalender amal edisi 2008 yang digagas Yayasan FC Barcelona bersama surat kabar Sport. Program tahunan tersebut telah berjalan sejak 2004 untuk menggalang dana bagi UNICEF dan kegiatan sosial yayasan.
Kalender edisi 2008 menampilkan program pendampingan anak-anak di berbagai negara. Sejumlah pemain utama Barcelona ikut dilibatkan, antara lain Xavi Hernández, Deco, Bojan Krkic, dan Rafael Márquez.
Keluarga Yamal mendapat kesempatan mengikuti pemotretan setelah memenangi undian yang diselenggarakan UNICEF di kawasan Rocafonda, Mataró, tempat mereka tinggal. Anak-anak dan keluarganya kemudian dipasangkan dengan pemain Barcelona.
Secara kebetulan, keluarga Yamal mendapat pasangan Lionel Messi. Saat itu, tidak ada hubungan pribadi antara Messi dan keluarga sang bayi. Mereka dipertemukan semata-mata untuk kebutuhan kalender amal.
Fotografer Joan Monfort bertugas mengabadikan sesi tersebut. Salah satu konsepnya menempatkan bayi Yamal di dalam bak plastik, sementara Messi berpose membantu memandikannya. Dalam foto lain, pemain Argentina itu terlihat menggendong Yamal.
Sheila Ebana turut mendampingi putranya selama pemotretan. Kehadirannya juga terlihat dalam salah satu foto ketika Messi membungkuk di depan bak mandi.
Messi Sempat Canggung
Sesi pemotretan itu tidak langsung berjalan mulus. Monfort mengenang Messi sebagai pemuda yang pendiam dan pemalu. Pemain berusia 20 tahun tersebut sempat kebingungan ketika memasuki ruang ganti dan mendapati sebuah bak berisi air dengan bayi di dalamnya.
Messi juga belum terbiasa menggendong bayi. Monfort kemudian memberikan arahan hingga pemain muda Barcelona tersebut mulai nyaman berinteraksi dengan Yamal.
“Dia bahkan awalnya tidak tahu bagaimana cara menggendongnya,” kata Monfort ketika mengenang proses pemotretan tersebut.
Saat itu, Messi memang sudah dipandang sebagai salah satu talenta terbesar Barcelona. Namun, kariernya belum mencapai berbagai pencapaian yang kemudian menjadikannya salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Di sisi lain, Yamal hanyalah bayi dari sebuah keluarga di Mataró. Tidak ada seorang pun di ruang ganti Camp Nou yang mengetahui bahwa bayi tersebut kelak mengikuti jejak Messi dengan menembus akademi La Masia, bermain untuk tim utama Barcelona, dan menjadi andalan negaranya.
Kembali Viral pada 2024
Foto itu tersimpan selama lebih dari 16 tahun sebelum kembali mencuri perhatian pada 2024. Ayah Yamal, Mounir Nasraoui, mengunggah salah satu gambar tersebut di Instagram dengan keterangan “awal dari dua legenda”.
Unggahan itu muncul ketika Yamal sedang menjadi sorotan bersama tim nasional Spanyol di Piala Eropa 2024. Karena pertemuan tersebut terasa terlalu kebetulan, sebagian pengguna media sosial sempat mengira fotonya merupakan hasil manipulasi digital.
Associated Press kemudian menelusuri asal-usul foto tersebut dan mewawancarai Joan Monfort. FC Barcelona juga mengonfirmasi bahwa gambar itu berasal dari proyek kalender amal Yayasan FC Barcelona.
Monfort sendiri baru mengetahui identitas bayi dalam foto tersebut setelah seorang temannya mengirimkan pesan ketika gambar itu mulai viral. Selama bertahun-tahun, ia tidak menyadari bahwa bayi yang pernah dipotret bersama Messi telah tumbuh menjadi pemain Barcelona dan Spanyol.
(Foto: Yamal vs Messi)
Baca juga: Bahas Penertiban Program MBG, KDKMP, dan KNMP, Presiden Gelar Rapat Terbatas di Istana
Baca juga: Spanyol vs Argentina, Final Ideal Piala Dunia 2026
Dua Generasi Menuju Final
Foto lama itu kembali ramai dibagikan setelah Argentina dan Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026.
Spanyol melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Prancis 2-0 pada semifinal. Yamal berperan dalam terciptanya gol pertama setelah pergerakannya membuat Lucas Digne melakukan pelanggaran di kotak penalti. Mikel Oyarzabal kemudian menuntaskan tendangan penalti tersebut.
Yamal juga sempat membobol gawang Prancis, tetapi golnya dianulir karena offside tipis. Pedro Porro mencetak gol kedua yang mengunci kemenangan Spanyol.
Argentina menyusul setelah menundukkan Inggris 2-1. Inggris unggul lebih dahulu melalui Anthony Gordon, sebelum Argentina membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernández pada menit ke-85 dan sundulan Lautaro MartÃnez pada masa tambahan waktu.
Messi memberikan asist untuk kedua gol tersebut. Kemenangan itu membawa Argentina, sang juara bertahan, kembali ke final Piala Dunia.
Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertama Messi dan Yamal sebagai lawan di lapangan. Mereka tidak pernah bermain bersama di tim utama Barcelona karena Messi meninggalkan klub pada 2021, sedangkan Yamal baru menjalani debut senior pada April 2023 dalam usia 15 tahun.
Yamal Berusia 19 Tahun
Yamal baru merayakan ulang tahunnya yang ke-19 pada 13 Juli 2026, sehari sebelum semifinal melawan Prancis. Saat final berlangsung pada 19 Juli 2026, ia akan berusia 19 tahun enam hari.
Usia tersebut akan menempatkannya sebagai pemain termuda ketiga yang pernah tampil dalam final Piala Dunia, di belakang Pelé (17) dan Giuseppe Bergomi (18). Ia juga lebih muda daripada Kylian Mbappé ketika tampil bersama Prancis pada final Piala Dunia 2018.
Messi, sebaliknya, memasuki final dalam usia 39 tahun. Jarak usia hampir dua dekade membuat pertandingan Argentina melawan Spanyol menjadi pertemuan dua fase karier yang berbeda.
Pada 2007, kamera Joan Monfort merekam Messi membantu memandikan dan menggendong bayi Lamine Yamal di ruang ganti Camp Nou. Pada 19 Juli 2026, kamera kembali mengarah kepada keduanya saat Argentina dan Spanyol memperebutkan trofi Piala Dunia di New Jersey. (red)


Komentar
Posting Komentar