AI Jadi Asisten, Sekolah Muhammadiyah Harus Berani Membaca Zaman

(Foto: suasana Bimtek Sekolah Digital di aula PDM Pati, Senin 5 Okt 2026)

Kabarpatigo.com - PATI - Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) Sekolah Digital di Aula PDM Pati, Senin (5/10/26).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah semakin adaptif menghadapi perubahan zaman.

Era digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Salah satunya adalah Artificial Intelligence (AI) yang kini berkembang sangat cepat. AI tidak untuk menggantikan guru, tetapi menjadi asisten yang membantu guru bekerja lebih efektif, kreatif, dan produktif.

Guru tetap memiliki peran utama dalam mendidik, menanamkan nilai, membangun karakter, dan menjadi teladan bagi peserta didik. Teknologi membantu pekerjaan, tetapi nilai dan keteladanan tetap menjadi ruh pendidikan.

Sekolah Muhammadiyah harus mampu membaca perkembangan zaman. Jangan sampai perubahan teknologi bergerak lebih cepat daripada perubahan budaya sekolah.

Baca juga: Muscam Golkar Tlogowungu, Amanda Putut Ramadhan Terpilih Ketua Pimpinan Kecamatan

Baca juga: Turnamen Perdana, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kalahkan Thailand Via Adu Penalti

Baca juga: Menguatkan Cabang dan Ranting, Muhammadiyah dan Aisyiyah Gabus Gelar Baitul Arqam

Baca juga: Masa Jabatan Berakhir Maret 2027, Pilkades Serentak Pati Segera Dibahas

Karena itu, digitalisasi bukan sekadar memiliki perangkat dan aplikasi, tetapi membangun mindset baru, budaya kerja baru, dan model pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.

Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang unggul dan berkemajuan adalah yang tidak takut terhadap perubahan, tetapi mampu mengelola perubahan menjadi kekuatan untuk meningkatkan mutu pendidikan.

AI menjadi asisten, guru tetap menjadi inspirasi, nilai Islam menjadi fondasi, dan kemajuan teknologi menjadi sarana untuk melahirkan generasi unggul dan berkemajuan. (dzi)

Komentar