GMPP Demo Plt Bupati Pati, Protes Atas Pencopotan Foto Bupati Nonaktif Sudewo

(Foto: aksi demo GMPP)

Kabarpatigo.com - PATI - Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Pati (GMPP) menggelar aksi demo di depan Kantor Bupati Pati pada Kamis (29/10/26).

Kedatangan massa aksi ini bertujuan untuk menemui Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, guna memprotes pencopotan foto Bupati Pati nonaktif, Sudewo, di salah satu kantor instansi lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Polemik pencopotan pigura foto tersebut mencuat pasca-jatuhnya vonis 8 tahun 6 bulan penjara terhadap Sudewo oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang pada 21 Oktober 2026 lalu.

Koordinator GMPP, Sutirto, menilai tindakan pencopotan dan penelantaran foto tersebut sebagai bentuk penghinaan. Menurutnya, perkara hukum yang menjerat Sudewo belum berkekuatan hukum tetap (inkracht) lantaran masih ada ruang untuk menempuh upaya hukum lanjutan.

“Karena saat ini Sudewo belum inkracht, masih ada upaya hukum. Sehingga foto Sudewo harus dipasang di semua instansi pemerintahan Kabupaten Pati. Jangan dibiarkan begitu saja,” tegas Tirto di hadapan jajaran Pemkab.

Plt Bupati Pati penuhi tuntutan massa
menanggapi protes keras tersebut, Plt Bupati Pati Chandra yang menemui langsung para demonstran akhirnya menyepakati tuntutan GMPP.

Baca juga: Dijuluki Kota Demo, KOMPAK Desak Presiden Utus Tim Khusus Datang ke Pati

Baca juga: Pelecehan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur, Polresta Pati Tetapkan Ayah dan Kakak Tiri sebagai Tersangka

Chandra menyatakan bahwa foto Sudewo akan segera dipasang kembali di seluruh jajaran instansi pemerintahan.

“Foto Bupati nonaktif Sudewo tetap kita pasang kembali. Maksimal hari Senin besok sudah terpasang di semua instansi. Kalau belum ada yang terpasang, segera laporkan kepada saya. Saya akan langsung menindaklanjuti,” tegas Chandra di hadapan massa aksi.

Setelah meredam ketegangan, Chandra menggunakan momen tersebut untuk mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menyudahi polarisasi.

Ia mengajak warga untuk kembali bersatu merawat kondusivitas Bumi Mina Tani guna menarik perhatian investor demi kemajuan daerah.

“Ke depan sudah tidak ada lagi kubu-kubuan. Mari bersama-sama membangun Pati agar lebih kondusif, sehingga para investor berdatangan,” pungkasnya. (pat)

Komentar