Sekelompok Pemuda "Twin Twenty" Soroti Buruknya Insfratruktur Jalan di Pati

(Foto: pemuda sedang mengeccat jalan berlobang di wilayah sekitar Pati kota, Senin 8 Apr 2024 dini hari)

Kabarpatigo.com - PATI - Di tengah sorotan publik terhadap infrastruktur yang memprihatinkan, sekelompok pemuda Angkatan’20 Alumni SMAN 1 Pati yang menamakan dengan Angkatan ”TwinTwenty”, mengambil langkah tegas sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan keinginan untuk menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi jalan yang memburuk, mereka melakukan aksi yang menarik perhatian banyak orang pada Senin (8/4/24) dini hari.

Baca Juga: Halangi Jalur Mudik Pantura, Polisi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang

Membawa cat semprot dan peralatan sederhana lainnya, puluhan pemuda berpencar di area jalan raya sekitar Kabupaten Pati.

Baca Juga: Fashion Show, Menambah Kemeriahan Takbir Keliling Desa Sarirejo

Baca Juga: Hadiri Open House Presiden di Istana Negara, Ketua MPR RI Ajak Jadikan Momen Idul Fitri Perekat Silaturahmi Kebangsaan

Baca Juga: Muhammadiyah Sukolilo Tunjuk Imam dan Khatib Shalat Id dari Kaum Milineal

Mereka tidak datang untuk membuat onar, tetapi untuk memberikan pesan yang kuat kepada pemerintah setempat.

Dengan tekun dan hati-hati, mereka menandai setiap lubang dan kerusakan di jalan dengan warna cerah yang kontras.

Baca Juga: Dandim Pati Bersama Forkopimda Monitoring Malam Takbir Hari Raya Idul Fitri 1445 H / 2024 M

Namun, tindakan ini tidak semata-mata bertujuan untuk mencolok, melainkan sebagai simbol dari ketidakpuasan mereka terhadap kinerja pemerintah dalam memelihara infrastruktur kota.

Gerakan ini merupakan gerakan moral untuk memberikan rasa kewaspadaan bagi pengguna jalan sekaligus pengawalan isu kedaerahan sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah menyangkut pelayanan dan fasilitas umum.

"Sudah berapa lama kami menderita akibat kondisi jalan yang buruk ini. Kami sudah lelah dengan janji-janji yang tidak kunjung terealisasi. Ini adalah bentuk protes damai kami," ujar Choirie Nito Satrio, salah seorang pemuda yang terlibat dalam aksi tersebut.

Sementara itu, para pemuda yang terlibat dalam aksi tersebut berjanji untuk terus mengawal proses perbaikan infrastruktur dan memastikan bahwa suara mereka tidak hanya terdengar sekali ini saja.

Aksi pemuda ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian terhadap lingkungan dan kesadaran akan pentingnya keterlibatan publik dalam proses pembangunan masih sangat hidup di tengah-tengah masyarakat.

"Semoga, langkah-langkah positif seperti ini dapat mendorong perubahan yang lebih baik bagi kota ini ke depannya," pungkasnya. (bgs)

Komentar