Peluncuran Aplikasi SIKUMU, Perkuat Akuntabilitas Digitalisasi Keuangan Muhammadiyah Pati

(Foto: Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Muhammadiyah Pati di Aula SMP Negeri 4 Pati, Sabtu 24 Jan 2026)

Kabarpatigo.com - PATI - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pati mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan, Sabtu (24/1/26).

Bertempat di SMP Negeri 4 Pati, agenda ini bertujuan menciptakan sistem keuangan yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

Kegiatan ini merupakan sinergi antara Majelis Dikdasmen-PNF dengan Lembaga Pembinaan dan Pengawasan Keuangan (LPPK) PDM Pati.

Sebanyak 92 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, bendahara AUM Pendidikan, Ortom, hingga AUM Sosial hadir untuk menyelaraskan persepsi pengelolaan dana umat.

Sekretaris PDM Pati saat membuka acara menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang terstandar adalah amanah organisasi.

Hal ini sejalan dengan visi Muhammadiyah untuk menjadi organisasi yang Maju, Profesional, dan Modern (MPM), serta mendukung program Satu Data Muhammadiyah (SATUMU).

Ketua LPPK Muhammadiyah Pati menyebutkan empat pilar penting yang wajib diperhatikan, diantaranya Standar Operasional Prosedur (SOP), laporan keuangan yang rutin, pembangunan kesadaran, serta integritas moral pengelola.

Puncak dari Bimtek ini adalah pengenalan dan pelatihan aplikasi SIKUMU (Sistem Informasi Keuangan Muhammadiyah Pati).

Baca juga: Asah Kreativitas Anak dan Kenalkan Profil Sekolah, MIM Tambaharjo Pati Gelar Lomba Mewarnai

Baca juga: Chandra Salurkan Bantuan Baznas untuk Fakir Miskin

Inovasi digital ini dirancang untuk mempermudah pencatatan, penganggaran, hingga pelaporan pertanggungjawaban secara real-time dan terpusat.

“Harapan kami, pada akhir periode ini Muhammadiyah Pati memiliki laporan keuangan konsolidasi yang mumpuni melalui aplikasi SIKUMU. Semua terintegrasi dalam satu data,” ujar Taufiq selaku Koordinator Bidang LPPK PDM Pati.

Melalui Bimtek dan peluncuran SIKUMU, Muhammadiyah Pati menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai amanah persyarikatan.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing AUM di Kabupaten Pati secara berkelanjutan. (pwmjateng)

Komentar