(Foto: suasana proses pencarian orang hilang di sungai Kedungdowo Desa Perdopo Gunungwungkal Pati, Rabu 14 Jan 2026)
Kabarpatigo.com - GUNUNGWUNGKAL - Memasuki hari kedua pencarian orang hilang yang diduga hanyut di Sungai Kedungdowo, Desa Perdopo, Kec. Gunungwungkal, Kabupaten Pati, tim gabungan terus melakukan upaya maksimal dengan menyisir sejumlah aliran sungai, Rabu (14/1/26).
Pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari dengan melibatkan lintas instansi dan unsur masyarakat.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno menjelaskan, korban diketahui bernama Sudi (52), warga Desa Perdopo yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani.
Hingga hari kedua pencarian, korban masih belum berhasil ditemukan meski penyisiran telah dilakukan secara menyeluruh.
“Kami bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian secara maksimal sesuai prosedur pencarian orang hanyut,” ujar AKP Sukarno.
Menurut AKP Sukarno, pencarian melibatkan personel Polresta Pati, Polsek Gunungwungkal, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, hingga masyarakat setempat. Seluruh unsur bekerja sama menyisir aliran Sungai Kedungdowo hingga beberapa sungai yang terhubung.
“Tim gabungan kami bagi menjadi beberapa sektor untuk menyisir alur sungai agar pencarian lebih efektif,” jelasnya.
Selain Sungai Kedungdowo, penyisiran juga dilakukan di Sungai Kedungwatu dan Sungai Jembulwunut yg diduga menjadi jalur hanyut korban.
Medan pencarian cukup menantang karena kontur sungai yang berkelok dan vegetasi yang lebat di sejumlah titik.
“Beberapa titik sungai cukup sulit dijangkau sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra dari tim,” kata AKP Sukarno.
AKP Sukarno menambahkan, kondisi alam menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Arus sungai yang deras disertai air berwarna keruh menyulitkan jarak pandang tim di lapangan.
“Debit air masih tinggi dan arus cukup kuat akibat intensitas hujan yang terus terjadi dalam beberapa hari terakhir,” ungkapnya.
Baca juga: Tantangan di Medsos, Sekelompok Geng Remaja Diamankan Polsek Sukolilo Pati
Baca juga: Bantu Korban Banjir, Atik Sudewo Tinjau Dapur Umum PMI Kabupaten Pati
Cuaca hujan yang turun hampir sepanjang hari juga berdampak pada efektivitas pencarian. Meski demikian, tim tetap berupaya melakukan penyisiran hingga sore hari sebelum akhirnya dihentikan sementara.
“Hujan deras menjadi salah satu kendala utama, namun tidak menyurutkan semangat personel di lapangan,” tutur AKP Sukarno.
Pencarian akhirnya dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB karena kondisi mulai gelap dan demi keselamatan tim. Selanjutnya dilakukan apel konsolidasi dan pendirian posko di Balai Desa Perdopo sebagai pusat koordinasi.
“Pencarian akan kami lanjutkan kembali besok pagi dengan evaluasi dan strategi lanjutan,” tegas AKP Sukarno.
Kapolsek Gunungwungkal juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya sungai, terutama di tengah cuaca ekstrem.
Sukarno berharap dukungan dan doa dari semua pihak agar korban segera ditemukan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berhati-hati beraktivitas di sekitar sungai dan berharap korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya. (hrp)

Komentar
Posting Komentar