(Foto: Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra)
Kabarpatigo.com - PATI - Masa sewa pengelolaan Plaza Puri Pati oleh pihak ketiga segera berakhir pada akhir Juli 2026. Pemerintah Kabupaten Pati mulai menyiapkan langkah transisi untuk pengelolaan aset strategis daerah tersebut selanjutnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian(Disdagperin) Pati, Bhakti Junior Isrony menjelaskan, pemerintah memutuskan memperpanjang skema sewa selama lima bulan hingga akhir tahun guna menjaga stabilitas.
Baca juga: Revitalisasi Empat Taman Kota, DLH Pati Alokasikan Anggaran Rp190 Juta
Kebijakan tersebut memberi kesempatan penyewa menyiapkan relokasi usaha sambil menunggu arah pengelolaan berikutnya ditetapkan.
“Kontrak pengelolaan berakhir Juli nanti dan selanjutnya kami menerapkan mekanisme sewa sementara hingga akhir tahun. Langkah ini memberi kesempatan penyewa menyiapkan kepindahan sambil pemerintah menyelesaikan proses pengelolaan aset daerah,” ujar Kepala Disdagperin, Senin (15/6/26).
Pemerintah daerah juga melakukan inventarisasi aset bersama instansi terkait sebelum menentukan pola pemanfaatan jangka panjang.
Pendataan tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan agar pengelolaan aset memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas(Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyatakan pemerintah menginginkan kawasan tersebut berkembang menjadi pusat perdagangan modern representatif.
Baca juga: Lengkap Tim 16 Besar Liga 4 Nasional 2026, Ini Pembagian Grup dan Jadwal
Di tengah masa transisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati mulai menawarkan kawasan Plaza Puri kepada sejumlah investor.
Lokasi seluas hampir satu hektare itu diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi sekaligus ruang rekreasi masyarakat.
“Kami menawarkan lokasi ini kepada investor karena masyarakat membutuhkan pusat rekreasi dan perdagangan yang memadai," katanya.
Menurutnya, saat ini terdapat tiga investor dari Jakarta yang menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan kawasan Plaza Puri.
"Pemerintah berharap investasi baru mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya tarik Kabupaten Pati," ujarnya. (rri)

Komentar
Posting Komentar