(Foto:Taman stasiun Puri Pati)
Kabarpatigo.com - PATI - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati mengalokasikan anggaran sebesar Rp190 juta untuk merevitalisasi empat taman kota pada tahun 2026.
Langkah ini dilakukan guna meningkatkan fungsi ruang terbuka hijau sekaligus memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat yang memanfaatkan taman sebagai sarana rekreasi dan aktivitas publik.
Kepala Bidang Pertamanan DLH Kabupaten Pati, Heru Setiawan mengatakan empat taman yang menjadi sasaran perbaikan meliputi Taman Stasiun Puri, Taman Patung Kuda, Taman Tugu Nelayan, dan Taman Bandeng Kecil.
Baca juga: Sudewo Masih Dicintai Warga, Ribuan Loyalis Kembali Bersiap Hadiri Sidang
Baca juga: Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas, Polresta Pati Ajak Ratusan Komunitas Otomotif
Pembenahan akan difokuskan pada sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan maupun penurunan fungsi. Menurutnya, berbagai sarana pendukung akan diperbaiki agar kondisi taman kembali optimal.
Beberapa pekerjaan yang direncanakan antara lain perbaikan pompa air, penggantian nozzle air mancur, pengaktifan kembali air terjun buatan, serta pengecatan ulang sejumlah ornamen taman.
“Di Taman Patung Kuda misalnya, kondisi air saat ini terlihat kurang baik sehingga akan dilakukan perbaikan pompa sekaligus pengecatan ulang pada patung kudanya,” ujarnya.
Selain memperbaiki fasilitas yang rusak, DLH juga berupaya menghidupkan kembali sejumlah elemen taman yang selama ini tidak berfungsi.
Dengan demikian, keberadaan taman diharapkan semakin menarik dan nyaman bagi pengunjung. Henri menjelaskan, anggaran sebesar Rp190 juta tersebut akan digunakan untuk mendukung seluruh pekerjaan revitalisasi di empat lokasi taman.
Baca juga: Masa Sewa Segera Berakhir, Tiga Investor dari Jakarta Tertarik Kawasan Plaza Puri
Sementara proses pengadaan direncanakan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat. “Pengadaan kemungkinan dilakukan bulan ini atau paling lambat bulan depan,” katanya.
Terkait lampu taman yang saat ini mengalami kerusakan di beberapa titik, Henri menyebut perbaikannya berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan (Dishub).
Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik.
“Nanti akan kami bahas bersama tim teknis. Jika anggaran memungkinkan, penggantian lampu yang rusak juga bisa dipertimbangkan,” jelasnya.
DLH berharap program revitalisasi tersebut mampu meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau di Kabupaten Pati.
Selain mempercantik wajah kota, taman yang tertata dengan baik juga diharapkan dapat menjadi ruang publik yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat. (red)

Komentar
Posting Komentar