(Foto: Plt Bupati Pati Chandra saat tinjau jembatan Wedusan Dukuhseti, Sabtu 15 Agu 2026)
Kabarpatigo.com - DUKUHSETI - Pemerintah Kabupaten Pati memastikan jembatan penghubung Desa Wedusan, Kecamatan Dukuhseti, dengan Desa Tempur, Kabupaten Jepara, segera ditangani setelah rusak diterjang banjir pada Januari 2026.
Kepastian itu disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat meninjau langsung kondisi jembatan tersebut, Sabtu (15/8/26), dengan penanganan tahap pertama menggunakan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) sekitar Rp300 juta dan ditargetkan mulai dikerjakan pada September 2026.
Chandra mengatakan, penanganan jembatan akan dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat di wilayah perbatasan Pati-Jepara dapat segera dipulihkan.
“Ini kami lagi meninjau jembatan yang kena bencana banjir bulan Januari 2026 lalu di Desa Wedusan, Kecamatan Dukuhseti. Ini akan kita tangani dengan dana BTT,” ujar Chandra di lokasi peninjauan.
Menurut Chandra, proses lelang dan tahapan administrasi lainnya akan segera disiapkan sebelum pekerjaan fisik dimulai. Pemerintah daerah menargetkan pengerjaan tahap awal dapat berjalan pada September mendatang.
“Insyaallah proses lelang dan tahapan lainnya bisa kita laksanakan, sehingga penanganan fisik sudah mulai berjalan di bulan September ini,” katanya.
Tahap pertama difokuskan pada perbaikan dan penguatan struktur jembatan dengan alokasi BTT sekitar Rp300 juta.
Penanganan tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan akses penyeberangan warga yang terdampak kerusakan akibat banjir.
“Penguatan dan penyempurnaan nanti kita lanjutkan di anggaran murni 2027,” kata Chandra.
Pada tahap kedua, Pemkab Pati akan melanjutkan penanganan melalui APBD Murni Tahun Anggaran 2027. Selain penguatan struktur, jembatan direncanakan diperlebar agar dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Nanti di anggaran murni sekalian kita lebarkan, supaya kendaraan roda empat atau mobil bisa melintas dengan lancar,” ujarnya.
Baca juga: Bekali Paskibraka, Plt Bupati: Nikmati Tugas, Ukir Sejarah untuk Pati
Baca juga: Sungai Bango Bulumanis Lor Jadi Sorotan, Setelah Ditemukan Sampah dan Limbah Tapioka
Jembatan tersebut memiliki fungsi penting bagi mobilitas warga karena menjadi salah satu akses yang menghubungkan wilayah Desa Wedusan dengan Desa Tempur di Kabupaten Jepara.
Perbaikan diharapkan memulihkan konektivitas masyarakat di kawasan perbatasan sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur sekaligus kesiapan teknis dan tahapan administrasi sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Dalam kegiatan tersebut, Chandra didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati serta Camat Dukuhseti.
Kegiatan peninjauan itu juga melibatkan jajaran teknis terkait guna memastikan percepatan penanganan jembatan penghubung Pati-Jepara tersebut. (red)

Komentar
Posting Komentar