Belum Jelas Renovasi Stadion Joyo Kusumo, Plt Bupati Pati Akan Temui Kementerian PU


(Foto: Plt Bupati Pati Chandra)

Kabarpatigo.com - PATI - Rencana renovwasi Stadion Joyokusumo Pati, Jawa Tengah masih belum jelas. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra akan menemui Kementerian PU agar pembangunan ini bisa direncanakan pada anggaran 2027.

Plt Bupati Pati mengungkapkan, rencana renovasi Stadion Joyokusumo sebenarnya sudah bergulir sejak 2025. Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 130 miliar.

Saat itu, pembangunan stadion direncanakan mulai dikerjakan pada 2026. Namun, hingga saat ini, anggaran pembangunan yang diharapkan berasal dari Kementerian PU belum terlihat dalam pagu anggaran.

“Stadion Joyokusumo yang waktu itu direncanakan dibangun di tahun 2026 ini. Tapi ternyata dari pagu anggarannya belum kelihatan,” kata Chandra kepada awak media, Kamis (29/10/26).

Dana sekitar Rp 130 miliar tersebut dialokasikan untuk pembangunan stadion, sedangkan proses pembongkaran bangunan lama menjadi tanggung jawab Pemkab Pati.

Dengan pembagian tanggung jawab tersebut, pemerintah daerah perlu memastikan kesiapan anggaran pembongkaran sebelum pekerjaan dilakukan.

Menurut Chandra, kepastian anggaran dari Kementerian PU menjadi hal penting sebelum Pemkab Pati memulai pembongkaran.

“Nanti kami akan berkoordinasi dengan anggota dewan juga di penganggaran, karena anggaran itu kan harus lewat APBD. Anggaran 2027 juga belum dibahas karena kami masih menunggu informasi dari Kementerian PU,” katanya.

Baca juga: Sampaikan Aspirasi Jalan Rusak, Warga di Pucakwangi Pasang Spanduk

Baca juga: GMPP Demo Plt Bupati Pati, Protes Atas Pencopotan Foto Bupati Nonaktif Sudewo

Untuk mempercepat kepastian pembangunan, Chandra berencana mendatangi Kementerian PU di Jakarta pada pekan berikutnya.

Pertemuan tersebut diharapkan bisa memberikan kejelasan mengenai kelanjutan proyek renovasi Stadion Joyokusumo sekaligus memperjuangkan agar pembangunan stadion dapat masuk dalam perencanaan anggaran 2027.

“Makanya kami juga terus memperjuangkan ini. Minggu depan saya ke Jakarta juga akan koordinasi lagi ke Kementerian PU terkait Stadion Joyokusumo ini,” terangnya.

Jika rencana renovasi berhasil direalisasikan, Stadion Joyokusumo diharapkan memiliki fasilitas yang lebih baik. Pembenahan tidak hanya menyasar kondisi bangunan, tetapi juga kualitas lapangan dan kenyamanan tribun penonton.

Ia berharap lapangan menggunakan rumput alami dengan kualitas yang sesuai standar FIFA, bukan rumput sintetis.

“Iya, terus diperjuangkan. Memang kalau ada stadion yang kelasnya FIFA, kita juga senang. Nanti rumputnya pasti standar FIFA, rumput yang enggak sintetis mestinya, karena standar FIFA kan rumput yang alami ya,” ungkapnya. (kom)

Komentar