(Foto: Logo Milad HMI ke-79)
Kabarpatigo.com - Tanggal 5 Februari diperingati sebagai Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Organisasi kemahasiswaan ini didirikan pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta oleh Lafran Pane bersama sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Islam.
Berdasarkan laman resmi Pengurus Besar HMI, HMI lahir sebagai organisasi mahasiswa Islam yang berkomitmen pada keilmuan dan perjuangan kebangsaan. PB HMI menyebutkan, “Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi yang berazaskan Islam dan berlandaskan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.”
Sejarah mencatat pendirian HMI tidak terlepas dari situasi bangsa pasca-kemerdekaan yang belum stabil.
Dalam catatan sejarah PB HMI dijelaskan, “Lahirnya HMI dilatarbelakangi oleh keinginan mempertahankan Republik Indonesia dan menegakkan ajaran Islam di kalangan mahasiswa.”
Baca juga: Menang Laga Tunda, PSIR Lengkapi Tim Lolos Semifinal Liga 4 Nasional Perwakilan Jateng
HMI secara resmi berdiri pada 5 Februari 1947 Masehi atau bertepatan dengan 14 Rabiul Awal 1366 Hijriah. PB HMI mencatat, “Deklarasi pendirian HMI dilakukan di Yogyakarta dan dipimpin langsung oleh Lafran Pane.”
Sejak berdiri, HMI berkembang menjadi organisasi kader yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam profil resminya, PB HMI menyebutkan bahwa HMI memiliki struktur organisasi yang berjenjang, mulai dari komisariat, cabang, badko, hingga pengurus besar di tingkat nasional.
Baca juga: RKPD 2027, Plt Bupati Pati: Fokus Infrastruktur dan Pendidikan
Tujuan HMI ditegaskan dalam Anggaran Dasar organisasi. PB HMI menyatakan, “HMI bertujuan membina insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridai Allah SWT.”
Peringatan Dies Natalis HMI setiap 5 Februari menjadi momentum refleksi bagi kader dan alumni.
PB HMI menegaskan bahwa Dies Natalis bukan hanya peringatan seremonial, tetapi sarana memperkuat komitmen perjuangan organisasi.
Hingga kini, HMI terus berperan dalam dinamika sosial, intelektual, dan kebangsaan.
Peringatan Dies Natalis menjadi pengingat sejarah lahirnya HMI sekaligus peneguhan nilai keislaman dan keindonesiaan yang menjadi dasar gerak organisasi sejak 1947. (red)


Komentar
Posting Komentar