Dorong Data Presisi untuk Pembangunan Pati, Desa Babalan Titik Awal Desa Cantik

(Foto: Plt Bupati Pati Chandra saat berada di Desa Babalan Gabus, Kamis 23 Apr 2026)

Kabarpatigo.com - GABUS - Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri kegiatan pencanangan  Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 yang digelar di Balai Desa Babalan, Kecamatan Gabus, Kamis (23/4/26).

Program Desa Cantik merupakan inisiatif dalam memperkuat tata kelola data di tingkat desa sebagai dasar perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. Data yang akurat dinilai menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.

Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri telah melaksanakan kegiatan pendataan statistik pada bulan April di 406 desa/kelurahan.

Atas hal tersebut, Plt. Bupati Pati menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh BPS dalam mendukung penyediaan data yang valid dan terintegrasi.

Baca juga: Sinergitas TNI-Polri di Pati Diuji, Latihan Kesiapsiagaan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Berjalan Maksimal

Baca juga: Kursi Pijat Rp180 Juta Jadi Sorotan Publik, Akhirnya Rencana Pembelian Dibatalkan

Baca juga: Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Situasi Kontigensi, Polresta Pati Gelar Latihan Kesiapan Satuan

Baca juga: Pembukaan TMMD ke-128 di Gunungpanti Winong Pati Dihadiri Ratusan Warga

Dalam kesempatan tersebut, ia menilai bahwa keberadaan program Desa Cantik memiliki potensi besar untuk dikembangkan di seluruh desa di Kabupaten Pati.

“Saya kira Desa Cantik ini bisa dikembangkan di desa-desa lainnya juga. Kalau semua basis data setiap desa kami ketahui, sehingga pertumbuhan ekonominya juga bisa kita capai,” ungkap Plt Bupati.

Plt Bupati juga mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk berperan aktif dalam mendukung kegiatan pendataan yang dilakukan oleh BPS, dengan memberikan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jadi kami minta mari bersama wujudkan data ini menjadi data yang real, data yang baik dan data yang akurat supaya bisa mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (red)

Komentar