Menjaga Kredibilitas Pelayanan Kesehatan, Plt Bupati Tekankan Komitmen Bersama Cegah Fraud JKN

(Foto: Plt Bupati Pati Chandra saat hadiri rapat Diseminasi Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (Fraud) JKN di Ruang Pragolo Setda Pati, Rabu 16 Sep 2026)

Kabarpatigo.com - PATI - Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mencegah dan menangani kecurangan (fraud) pada layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Diseminasi Pencegahan dan Penanganan Kecurangan (Fraud) JKN di Ruang Pragolo Setda Pati, Rabu (16/9/26).

Dalam penjelasannya, Chandra menyampaikan bahwa fraud merupakan tindakan kecurangan yang dilakukan secara sengaja oleh peserta, petugas BPJS Kesehatan, pemberi pelayanan kesehatan, atau penyedia obat dan alat kesehatan untuk memperoleh keuntungan finansial secara tidak sah.

Baca juga: Mencari Ikan, Nelayan Tayu Meninggal Tenggelam di Perairan Juwana dan Satu Hilang

Baca juga: Persiapan Liga Nusantara 2026/2027, Manajemen Persipa Pati Tunjuk Salahudin sebagai Pelatih

Dan menurut Chandra, fraud menjadi persoalan bersama yang harus dicegah demi menjaga kredibilitas pelayanan kesehatan. 

Ia menekankan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan publik harus bekerja dengan hati dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Yang kita kerjakan sekarang ini demi melayani masyarakat. Kita adalah pelayan masyarakat Kabupaten Pati, sehingga harus dengan niat yang ikhlas, apalagi dalam bidang kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, JKN merupakan kebutuhan utama masyarakat Kabupaten Pati. Karena itu, pelayanan kesehatan harus didukung dengan administrasi yang tertib, keterbukaan informasi, serta komitmen untuk mencegah segala bentuk kecurangan.

Baca juga: Rakor MBG, Total Ada 172 SPPG: 159 Operasi, 4 Suspend, dan 9 Berhenti Beroperasi 

Baca juga: Camat dan OPD di Pati Akan Disanksi, Fatkhurrahman: Jangan Mudah Beri Sanksi, Telusuri Dulu Kronologisnya

Chandra juga mengapresiasi pembentukan tim pencegahan dan penanganan fraud JKN. Ia menegaskan, Pemkab Pati akan menindak tegas praktik kecurangan di berbagai bidang, sekaligus mendorong terciptanya budaya pelayanan yang baik dan terpercaya.

“Budaya layanan kesehatan yang baik dan terpercaya tanpa kecurangan harus dipaksa, karena sesuatu yang dipaksa lama-lama akan menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi budaya yang baik,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Pati mendorong penguatan pencegahan dan penanganan fraud JKN serta peningkatan ketertiban administrasi fasilitas pelayanan kesehatan, agar masyarakat Kabupaten Pati memperoleh layanan kesehatan yang baik, transparan, dan terpercaya. (red)

Komentar