Peduli Warga Terdampak Banjir, Bolodewo Salurkan Bantuan

(Foto: Bolodewo)

Kabarpatigo.com - GABUS - Komunitas Bolodewo yang dikordinatori oleh Faturrahman dan Edy Chandra telah melaksanakan kegiatan pembagian bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Pati.

Dengan moto "Seduluran Tanpo Wates" yang mengedepankan rasa persaudaraan tanpa batas, komunitas ini menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kondisi warga yang tengah menghadapi dampak bencana alam.

Sebagai bagian dari upaya yang direncanakan, Bolodewo telah menyiapkan total seribu nasi bungkus yang akan dibagikan secara bertahap di beberapa wilayah terdampak.

Pada hari ini saja, sekitar enam ratus bungkus telah berhasil disalurkan ke tiga desa yaitu Desa Kosekan, Desa Tanjang, dan Desa Sunggingwarno yang berada di Kecamatan Gabus.

Kegiatan ini menjadi wujud dukungan langsung dari komunitas untuk mendukung upaya Bupati Pati Sudewo dalam menangani dampak banjir dan membantu masyarakat yang terkena imbasnya.

"Kami dari tim relawan Bolodewo hari ini menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir. Totalnya kami siapkan sekitar 1.000 nasi bungkus yang akan dibagikan ke lima desa sasaran. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir," ujar Faturrahman selaku koordinator Komunitas Bolodewo, Minggu (18/1/26).

Baca juga: Identitas Mayat Ditemukan di Sungai Bedah Pati Asal Demak, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Baca juga: Banjir Pati Ditetapkan sebagai Status Tanggap Darurat Bencana Alam, Bupati Adakan Rakor

"Kami juga berharap agar air banjir segera surut dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan normal," imbuhnya.

Selain nasi bungkus, komunitas Bolodewo juga tidak melupakan kebutuhan anak-anak kecil dengan menambahkan bantuan berupa mie instan dan berbagai jenis jajan.

Semua bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima dan menjadi bentuk dukungan moral serta material dalam menghadapi masa-masa sulit akibat bencana banjir. (red)

Komentar