(Foto: lokasi penemuan pria muda gantung diri di kebun cengkeh Cabak Tlogowungu, Kamis 26 Mar 2026)
Kabarpatigo.com - TLOGOWUNGU - Suasana pagi di kawasan perkebunan Dukuh Brito, Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati mendadak mencekam setelah warga menemukan seorang pria muda tewas dalam kondisi terg4ntung di pohon cengkeh, Kamis (26/3/226) pagi.
Kejadian tersebut sontak mengagetkan warga yang biasa beraktivitas di sekitar lokasi.
Korban diketahui bernama S (31), seorang wiraswasta asal Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati. Jasad pria tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang saksi bernama D (50), warga setempat yang saat itu tengah hendak mencari pakan ternak di area kebun milik warga.
"Sekitar pukul 06.00 WIB, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di pohon cengkeh menggunakan tali," ujar Kapolsek Tlogowungu, AKP Mujahid, mewakili Kapolresta Pati saat memberikan keterangan kepada awak media.
Kaget dengan temuannya, saksi D kemudian berteriak meminta bantuan dan memanggil dua warga lain, yakni N (44) dan R (45), yang berada tidak jauh dari lokasi.
Setelah memastikan kondisi korban, perangkat desa setempat segera menghubungi pihak kepolisian dan petugas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.
Menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIB, personel Polsek Tlogowungu bersama tim medis dari Puskesmas langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Sesampainya di lokasi, petugas mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi masih tergantung.
"Setibanya di lokasi, korban sudah tidak bergerak dengan posisi masih tergantung dan jarak kaki dengan tanah hanya sekitar beberapa sentimeter," jelas AKP Mujahid.
Baca juga: KPK Belum Cukup Bukti, Tim Relawan Advokat Yakin Sudewo Bebas Bulan Mei
Di sekitar lokasi kejadian, petugas juga menemukan sepeda motor milik korban yang terparkir di jalan kebun. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan area guna kepentingan penyelidikan.
“Dari hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis, ditemukan adanya bekas jeratan di leher korban serta tanda-tanda yang mengarah pada peristiwa gantung diri,” ungkap AKP Mujahid.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga menggali keterangan dari keluarga korban. Diduga sebelum kejadian, korban mengalami permasalahan rumah tangga yang memicu pertengkaran dengan istrinya.
“Informasi dari keluarga, korban sebelumnya terlibat cekcok dengan istrinya yang diduga berkaitan dengan persoalan pribadi,” terang AKP Mujahid.
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Keluarga menerima kejadian ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi, sehingga jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkas AKP Mujahid. (hrp)

Komentar
Posting Komentar