Kick Off Piala Soeratin Jateng 2026 Dimulai, Safin Pati FC Ditunjuk Tuan Rumah Pertandingan Kategori U-13 dan U-15

(Foto: Gelora Soekarno Mojoagung Trangkil Pati menjadi venue KU-13 Piala Soeratin 2026 Jateng)

Kabarpatigo.com - PATI - Kick off Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 resmi dimulai pada Rabu (21/7/26). Kompetisi sepak bola usia muda rutin tahunan ini, bakal menghadirkan persaingan ketat sejak babak awal..

Hal itu bisa dilihat dari para tim yang menghuni sejumlah grup berdasarkan zonasi wilayah dalam Kompetisi Piala Soeratin Jawa Tengah 2026. 

Sejumlah grup, khususnya pada kategori Kelompok Usia (KU) 13 dan KU 17, diprediksi menjadi “grup neraka” karena dihuni tim-tim yang memiliki tradisi pembinaan kuat dan kualitas merata.

Komposisi grup tersebut ditetapkan melalui proses drawing, yang berlangsung dalam rangkaian Workshop, Managers Meeting, dan Drawing Kompetisi Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 di Hotel Grasia Semarang belum lama ini.

Selain sebagai tim peserta, Safin Pati FC juga ditunjuk Asprov PSSI Jateng sebagai tuan rumah pertandingan kategori U-13 dan U-15.

Gelora Soekarno Pati yang selama ini sebagai home base Safin Pati FC, resmi sebagai venue pertandingan Piala Soeratin 2026 KU13 dan KU15. 

Baca juga: Upaya Perkuat Layanan Transportasi Nyaman Bagi Pelajar, Pati Siapkan Skema Subsidi Angkutan Sekolah Gratis

Baca juga: Kabupaten Layak Anak, Chandra Ajak Dunia Usaha Komitmen Ciptakan Lingkungan Kerja yang Ramah Keluarga

Penentuan sebagai tuan rumah setelah Safin Pati FC melalui proses verifikasi bersama sejumlah klub lain yang mengajukan diri sebagai penyelenggara.

Piala Soeratin 2026 kali ini diikuti dari kategori U13 sebanyak 79 tim, U15 sebanyak 95 dan U17 terdiri 32 tim. 

Keikutsertaan enam tim dari tiga kategori umur di Piala Soeratin tersebut, mempertegas bahwa Safin Pati Sports School Indonesia berkomitmen dalam pembinaan sepak bola usia muda secara profesional.

Keikutsertaan kami menjadi bagian dari upaya memberikan wadah kompetitif bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding,” ujar CEO Safin Pati Sports Indonesia, Rafi Rizqullah Arifin. 

Manajemen Safin Pati FC pun telah mempersiapkan kelima tim melalui program latihan intensif.

Selain itu, seleksi pemain sesuai kebutuhan masing-masing kelompok usia dengan pantauan Coach Hanafing sebagai Direktur Teknik dan Coach Eduard Tjong selaku talent scouting.

"Persiapan dilakukan untuk membentuk skuad yang kompetitif dan mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Jawa Tengah," terang Rafi yang juga CEO Persipa Pati pada Senin (20/7/26). 

Sementara di zona timur yang akan berlangsung di Stadion Gelora Sukarno, Mojoagung, Kabupaten Pati, perhatian tertuju pada Grup C.

Grup C ini mempertemukan Jepara United Jr, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan pembinaan sepak bola muda di Jepara, bersama PSIR Rembang Jr, BJL 2000 Jr, dan tuan rumah Universitas Safin Pati (USP) Jr.

Sementara itu, persaingan tidak kalah menarik juga tersaji di wilayah tengah yang digelar di Lapangan Sriwaru, Solo.

Grup H dihuni empat tim yang memiliki kekuatan relatif berimbang, yakni Sragen United Jr, Persebi Boyolali Jr, Persika Karanganyar Jr, dan Persiwi Wonogiri Jr.

Adapun di zona barat yang berpusat di Stadion Satria Purwokerto, Grup F diprediksi menjadi salah satu grup paling kompetitif.

Grup tersebut mempertemukan Persekab Kabupaten Pekalongan Jr, Persip Pekalongan Jr, Persekab Kabupaten Tegal Jr, serta PPSM Magelang Jr yang datang dengan ambisi besar pada kompetisi tahun ini.

Meski persaingan dipastikan berlangsung sengit, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah mengingatkan seluruh peserta agar tetap mengedepankan nilai sportivitas dan menjunjung tinggi regulasi yang berlaku.

Sekretaris Asprov PSSI Jawa Tengah, Purwidyastanto, menyampaikan bahwa proses drawing berlangsung secara terbuka dan melibatkan seluruh perwakilan klub peserta sehingga berjalan dengan transparan dan adil.

"Kita telah mengikuti bersama-sama pelaksanaan drawing yang dilakukan secara terbuka, dimana para Peserta sendiri turut terlibat didalamnya. Dan kita perhatikan setiap peserta kompetisi ini memiliki optimisme dalam menjalani kompetisi," katanya.

Ia mengajak seluruh klub peserta, perangkat pertandingan, serta elemen sepak bola lainnya untuk bersama-sama menjaga kelancaran jalannya kompetisi usia muda tersebut.

"Kita mengajak seluruh kawan-kawan Klub dan Lembaga Terafiliasi dengan berbagai unsur yang ada dapat menjalani kompetisi usia muda ini dengan semakin mentaati dan tunduk pada regulasi serta peraturan permainan yang berlaku," harapnya.

"Hal ini agar harmonisasi yang diharapkan, mampu diwujudkan bersama, dalam kompetisi yang mengedepankan nilai sportivitas dan fair play pada unsur sepakbola itu sendiri," lanjutnya.

Pria yang akrab disapa Antok itu juga menegaskan bahwa tujuan utama kompetisi kelompok umur bukan semata-mata mengejar gelar juara.

Baca juga: Plt Bupati: MBG Harus Utamakan UMKM lokal

Baca juga: Turnamen Billiard Bupati Cup Perkuat Regenerasi Atlet Pati

Piala Soeratin merupakan wadah pembinaan yang memberi kesempatan kepada talenta muda untuk merasakan atmosfer kompetisi sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

"Kompetisi ini harus dijalani dengan motivasi yang bukan semata-mata hanya meraih suatu kejuaraan, tetapi bagaimana kita semua menyadari untuk memberikan ruang bagi para talenta muda di Jawa Tengah dalam menguji kemampuan yang dimilikinya," katanya.

Ia menambahkan, kompetisi juga menjadi sarana evaluasi bagi para pelatih untuk melihat hasil program pembinaan dan latihan yang selama ini diterapkan kepada para pemain muda.

"Dan kompetisi juga merupakan ruang bagi para kawan-kawan pelatih untuk memastikan upaya yang telah dilakukannya melalui program latihan yang diberikan selama ini terwujud dalam suatu raihan prestasi," pungkasnya.

Dengan komposisi grup yang kompetitif dan diisi sejumlah tim kuat dari berbagai daerah, Piala Soeratin Jawa Tengah 2026 diperkirakan akan menghadirkan persaingan menarik sekaligus menjadi ajang penting dalam menjaring bibit-bibit pesepak bola potensial untuk masa depan sepak bola Jawa Tengah.

Drawing atau Pengundian sendiri dilakukan oleh para peserta dengan mengambil bola undian secara bergiliran yang dipandu oleh Bidang Kompetisi Fani Adi Nugroho. (dis)

Komentar