Hujan Deras di Lereng Pegunungan Muria, Tujuh Kecamatan di Pati Dilanda Banjir

(Foto: kondisi Mertokusuman Pati Lor pasca banjir, Sabtu 10 Jan 2026)

Kabarpatigo.com - PATI - Banjir melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, setelah hujan deras berintensitas tinggi mengguyur kawasan lereng Pegunungan Muria sejak Jumat sore hingga malam (9/1/26).

Luapan air sungai yang tidak mampu tertampung mengakibatkan banjir merendam permukiman warga di sejumlah wilayah, bahkan menyebabkan tanggul jebol dan rumah warga roboh.

Baca juga: Pasca Banjir di Sejumlah Wilayah Kabupaten Pati, TNI Bersama Aparat Setempat Laksanakan Pembersihan

Baca juga: Rakerda Lazismu Pati: Penghimpunan Lazismu Tahun 2025 Capai Rp 7 Miliar

Berdasarkan data terbaru, banjir merendam tujuh kecamatan di Kabupaten Pati, yakni Kecamatan Dukuhseti, Tayu, Gunungwungkal, Margoyoso, Wedarijaksa, Pati Kota, dan Margorejo.

Di antara wilayah tersebut, Kecamatan Tayu dan Margoyoso dilaporkan menjadi daerah terdampak paling parah akibat jebolnya sejumlah tanggul sungai.

Baca juga: Minta Dispensasi Nikah di PA, Pasangan Remaja 16 Tahun Ajukan Cerai Usai 6 Bulan Nikah

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat, Pati Jadi Titik Awal Program Sekolah Rakyat di Jateng

Sebelumnya, Bupati Pati Sudewo telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) untuk segera melakukan pemetaan wilayah rawan banjir guna mengetahui penyebab serta langkah penanganan yang tepat.

Pemerintah Kabupaten Pati juga merencanakan normalisasi sungai secara besar-besaran pada tahun 2026 sebagai upaya mitigasi dan pencegahan banjir berulang.

“Dinas PU sudah saya perintahkan untuk memetakan daerah rawan banjir, apa penyebabnya dan apa solusinya,” ujar Sudewo.

Selain itu, penanganan banjir di kawasan perkotaan juga menjadi fokus, termasuk di Jalan Agil, Jalan Ahmad Yani, serta ruas jalan di depan Kantor Kecamatan Pati.

“Penanganan akan dilakukan secara bertahap. Anggaran sudah disiapkan, tinggal proses pelaksanaan,” tandasnya. (jg)

Komentar