Pasca Banjir di Sejumlah Wilayah Kabupaten Pati, TNI Bersama Aparat Setempat Laksanakan Pembersihan

(Foto: anggota TNI bersih-bersih salah satu sekolahan terdampak banjir)

Kabarpatigo.com PATI - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati sejak Jumat malam (9/1/26) mengakibatkan peningkatan debit air Sungai Silugonggo dan sejumlah sungai lainnya.

Luapan air tersebut menyebabkan banjir di beberapa desa dan kelurahan, khususnya di wilayah Kecamatan Pati, Tayu, dan Margoyoso, Pati, Sabtu (10/126).

Di wilayah Koramil 01/Pati, banjir merendam sebagian Desa Semampir akibat meluapnya Sungai Silugonggo yang menerima kiriman air dari wilayah Pati Utara dan Kabupaten Kudus.

Sedikitnya 12 rumah warga tergenang, dengan total 13 kepala keluarga atau 52 jiwa terdampak. Genangan juga mencapai satu sekolah dasar, yakni SD Negeri Semampir, serta menggenangi hampir seluruh jalan desa dan ruas Jalan HOS Cokroaminoto hingga Terminal Kembang Joyo.

Baca juga: Akibat Sungai Godo Meluap, Rumah Warga di 5 Desa di Pati Selatan Kebanjiran

Baca juga: Polsek Tayu Turun Bersih-bersih Pasca Banjir dari Luapan Sungai

Sebanyak dua kepala keluarga sempat mengungsi ke rumah tetangga, sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Tidak terdapat korban jiwa.

Seiring surutnya air, menyisakan genangan lumpur, aparat gabungan bersama warga segera melakukan pembersihan.

Di SD Negeri Semampir, kegiatan pembersihan dilaksanakan oleh 12 personel TNI, 14 personel Brimob, 2 personel Polsek, perangkat desa, para guru, serta relawan.

Pembersihan dilakukan menggunakan satu unit water cannon dan secara manual, dan hingga kini masih berlangsung.

Sementara itu, di wilayah Koramil 03/Tayu, Danramil Kapten Wasis bersama seluruh anggota dan warga Desa Keboromo melaksanakan kerja bakti pembersihan lumpur pasca banjir sejak Sabtu pagi (10/1/26) pukul 07.00 WIB.

Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Tayu yang dipicu curah hujan tinggi pada malam sebelumnya.

Baca juga: Rakerda Lazismu Pati: Penghimpunan Lazismu Tahun 2025 Capai Rp 7 Miliar

Baca juga: Hujan Deras di Lereng Pegunungan Muria, Tujuh Kecamatan di Pati Dilanda Banjir

Di Kecamatan Margoyoso, anggota Koramil 06/Margoyoso bersama Ton Siaga Kodim 0718/Pati, relawan Banser, Mastana Margoyoso, Polresta Pati, serta masyarakat Desa Bulumanis Kidul melaksanakan kerja bakti pasca jebolnya tanggul Sungai Suwatu pada Jumat malam (9/1/26).

Sasaran kegiatan meliputi pembersihan Masjid Al-Muttaqin, MI Nahjatul Falah, TPQ An-Nur, serta Jembatan Kretek Mayit. Hingga saat ini, kegiatan masih berlangsung sembari menunggu kedatangan tim BBWS untuk perbaikan tanggul yang jebol.

Kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara TNI, Polri, pemerintah desa, relawan, dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana.

Kehadiran aparat di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pemulihan lingkungan, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat gotong royong bagi warga terdampak.

Upaya terpadu ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat serta meminimalisir dampak lanjutan akibat bencana banjir. (red)

Komentar